Koran Jakarta | July 25 2017
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Ubah Kebijakan agar Terwujud Pertanian Berkelanjutan

Selasa 25/7/2017 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
Apabila pemerintah membeli produk pangan impor, berarti sama saja dengan menyubsidi petani negara maju. Pemerintah seharusnya bisa memberikan perhatian serius kepada petani dalam hal akses permodalan. Apabila pemerintah membeli produk pangan impor, berarti sama saja dengan menyubsidi petani negara maju. Pemerintah seharusnya bisa memberikan perhatian serius kepada petani...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Kebutuhan Kampus Berkelas Dunia Makin Tinggi

Selasa 25/7/2017 | 07:40
A   A   A   Pengaturan Font

CIKARANG - Kebutuhan perguruan tinggi berkelas dunia di Indonesia semakin tinggi. Hal ini diperlukan tidak hanya untuk mengantisipasi meningkatnya Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi, tapi juga untuk menarik minat mahasiswa asing kuliah di Indonesia. Demikian dikatakan oleh Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Sidarto Danusubroto, dalam orasi ilmiah yang disampaikan saat wisuda mahasiswa President University di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (23/7).

Dalam orasinya, ia berkali-kali menekankan betapa pentingnya internasionalisasi perguruan tinggi. Statistik menunjukkan jumlah siswa yang berhasil melanjutkan ke pendidikan tinggi nyaris menembus angka 50 persen total jumlah lulusan jenjang SMA sederajat setiap tahunnya. Sementara itu, pada tahun 2014, ada sekitar 36.000 dari lebih dari empat juta pelajar Indonesia yang belajar di luar negeri.

Untuk itu, kata Sidarto, kebutuhan akan perguruan tinggi yang berkualitas dan berkelas dunia demikian mendesak. Ia juga berharap banyaknya jumlah perguruan tinggi (PT) berkelas dunia nantinya akan menarik minat mahasiswa asing untuk datang dan belajar di Indonesia. Ia menegaskan untuk sampai pada era itu, sistem pendidikan yang berstandar internasional akan menjadi faktor penentu layak tidaknya perguruan tinggi Indonesia bersaing di kancah internasional.

Menurut Sidarto, ada beberapa faktor dasar internasionalisasi yang perlu ditingkatkan oleh kampus-kampus di Indonesia, di antaranya sumber daya manusia, riset kolaboratif, dan infrastruktur. Selain itu, ada tiga strategi dasar internasionalisasi universitas, yaitu konsolidasi internal, horisontalisme, dan kolaborasi global.

“Saya berharap PT di Indonesia memiliki komitmen tinggi untuk berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia agar dapat bersaing di tingkat dunia,” tegasnya.

Universitas Unggul

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik President University, Erwin Sitompul, mengatakan, tahun ini President University meluluskan 789 mahasiswanya yang terdiri dari program sarjana dan pascasarjana.

Dari jumlah itu, 65 wisudawan berkebangsaan asing. Rektor President University, Jony Oktavian Haryanto, mengungkapkan President University menargetkan menjadi 50 universitas terbaik di Indonesia dan menjadi universitas unggul di level dunia untuk ke depannya. “Sekarang, kami masih berada di posisi 106 universitas terbaik di Indonesia, karena ada beberapa prestasi-prestasi yang belum sempat didaftarkan,” ujarnya.

Ia memaparkan, siswa yang berkuliah di President University tidak hanya diberikan teori, namun juga dibekali dengan praktik di lapangan. “President University terletak di kawasan industri dan didukung oleh perusahaan-perusahaan multinasional yang dapat menjadi laboratorium hidup bagi para mahasiswa,” ujar Jony. cit/E-3

Tampilkan Semua

126 Kabupaten dan Kota Layak Anak

Selasa 25/7/2017 | 07:31
A   A   A   Pengaturan Font
Penghargaan kabupaten dan kota layak anak merupakan penghargaan tertinggi. BANDUNG – Sebanyak 126 kabuten dan kota di Indonesia memperoleh anugerah Kota Layak Anak 2017 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan...
Selengkapnya

Perwira Remaja Harus Miliki Visi Global

Selasa 25/7/2017 | 07:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perkembangan politik global yang diikuti persaingan memperebutkan pengaruh dan penguasaan sumber ekonomi harus dicermati dan diantisipasi para calon pemimpin bangsa JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan...
Selengkapnya

Agustus, Dana Program Keluarga Harapan Cair

Selasa 25/7/2017 | 07:00
A   A   A   Pengaturan Font
SEMARANG – Pencairan bantuan sosial nontunai Program Keluarga Harapan (PKH) tahap ketiga dipastikan sudah bisa dimulai pada awal Agustus 2017. Tim dari Kementerian Sosial dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) saat ini sedang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Perwira Remaja Harus Miliki Visi Global

Selasa 25/7/2017 | 07:00
A   A   A   Pengaturan Font

Perkembangan politik global yang diikuti persaingan memperebutkan pengaruh dan penguasaan sumber ekonomi harus dicermati dan diantisipasi para calon pemimpin bangsa

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan pembekalan kepada 729 Capaja TNI-Polri di GOR A. Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (24/7) meminta para calon perwira remaja (Capaja) TNI-Polri memiliki visi yang pas terkait perubahan global ke depan. “Ini (Capaja) masih mudamuda artinya mereka harus memiliki visi ke depannya seperti apa karena tadi saya sampaikan bawah landscape politik global, ekonomi global, ancaman pertahanan dan keamanan pasti sudah berubah.

Oleh karena itu harus diantisipasi dari sekarang,” ujar Presiden. Kepala Negara lalu mencontohkan terkait pengadaan alutsista misalnya. Apakah masih perlu pengadaan tentang tank, drone, hingga penguatan cyber security. “Itu saja, karena negara ini kan besar dengan 17 ribu pulau. Artinya apa perlu drone yang besar pun kecil untuk misalnya memantau perbatasan, memantau terorisme yang ada di hutan maupun perbatasan misalnya,” ucap Presiden.

Kemudian lanjut presiden, melihat benda yang mencurigakan misalnya di laut. Apakah kapal atau lainnya sehingga memang perubahan seperti itu harus mulai kita pikir kan, mulai sekarang. “Apakah masih diperlukan tank lainnya atau memang kita harus berubah,” tutup Presiden seraya mengatakan bahwa semua itu harus mengikuti perkembangan zaman.

Presiden mengingatkan, harapan yang ditaruh di pundak para Capaja TNI-Polri sangat besar, tuntutan yang diharapkan pun juga sangat banyak, dan tugas yang diberikan bukan tugas yang ringan. “Kalian harus ingat terkait perubahan global yang sangat cepat,” sambung Presiden. Presiden meminta Capaja TNI-Polri harus mengabdikan dirinya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Setelah dilatih, dididik, digembleng selama ini, esok hari (Selasa, 25/7) kalian semua akan memulai langkah pertama dalam pengabdian total kepada merah putih, NKRI, dan rakyat. Saya hanya mengingatkan kalian semuanya adalah caloncalon pemimpin masa depan,” kata Presiden Jokowi. Rincian Capaja tersebut 225 TNI AD (208 taruna,16 taruni, satu National Defence Academy Jepang). TNI AL ada 94 (84 taruna dan 10 taruni), TNI AU ada 117 (105 taruna, 12 taruni dan 1 NDA), serta 292 (243 taruna dan Taruni 49).

Harus Belajar

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo pun mengamini pernyataan Presiden Jokowi. Menurut Panglima harus mampu mengantisipasi perkembangan tersebut. “Caranya, mereka harus belajar,” kata Panglima TNI. “(Sebagaimana) yang disampaikan (presiden) perubahan begitu cepat, seperti contoh ada tesla, ada robot, kemudian berbelanja tanpa uang ini kan semuanya landscape ekonomi, teknologi keamanan, pertahanan,” sambung Jenderal Gatot.

Selain itu, lanjut Panglima TNI Capaja harus selalu bersama rakyat dan mampu mengayominya. “Perwira harus berdiri bersama rakyat, mengayomi, melindungi rakyat, karena tugas ke depan bukan semakin ringan,” tutup Panglima TNI. Hadir mendampingi Presiden Jokowi, Menko Polhukam Wiranto, Menhan Ryamizard Ryacudu, Seskab Pramono Anung, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, KSAD Jenderal Mulyono, KSAL Laksamana Ade Supandi, dan KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto. fdl/AR-3

Tampilkan Semua

Indonesia Perlu Aparatur Sipil Negara Profesional

Senin 24/7/2017 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
London – Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN), Prof Sofian Effendi, mengatakan, Indonesia membutuhkan aparatur yang profesionalisme bila ingin posisi Indonesia sebagai ekonomi terbesar di dunia. Pemeringkatan dari Price Water...
Selengkapnya

PDIP Jateng Buka Pendaftaran Calon Gubernur

Senin 24/7/2017 | 07:00
A   A   A   Pengaturan Font
SEMARANG – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membuka pendaftaran bakal calon gubernur-wakil gubernur untuk Pilkada Jateng, pada Senin (24/7) hingga 11 Juli mendatang. Pembukaan pendaftaran di Jateng melengkapi proses...
Selengkapnya

Keragaman Harus Terus Dijaga

Senin 24/7/2017 | 07:00
A   A   A   Pengaturan Font
Rumah besar yang bernama Indonesia berisi beraneka suku bangsa, etnis, agama, dan budaya. Inilah kekuatan bangsa kita yang perlu terus diperlihara. JAKARTA – Keragaman yang ada di Indonesia harus terus dijaga sampai kapanpun....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Tiongkok Ingin Stabilitas di LTS

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Tiongkok kembali menyatakan keinginannya untuk bisa menjaga stabilitas di kawasan perairan sengketa LTS. Harapan ini dikemukan oleh Menteri Luar Negeri Wang Yi saat berkunjung ke Thailand pada awal pekan ini.

BANGKOK - Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, menyatakan keinginan pihaknya untuk menjaga stabilitas di wilayah Laut Tiongkok Selatan (LTS). Pernyataan ini dilontarkan ditengah-tengah ketegangan yang sedang terjadi di wilayah perairan sengketa tersebut serta kritisi dari Amerika Serikat (AS) yang menuding Beijing telah mengabaikan hukum internasional dengan cara melakukan pembangunan dan militerisasi di pulau-pulau buatan di LTS, padahal stabilitas di kawasan itu sangat penting.

Wilayah LTS diperebutkan oleh Tiongkok dengan sejumlah negara-negara anggota ASEAN seperti Brunei, Malaysia, Filipina, dan Vietnam, serta Taiwan. Wilayah perairan itu diprediksi setiap tahunnya bisa menghasilkan 5 triliun dollar AS dari lalu lintas perdagangan.

“Pemerintah Tiongkok ingin menjaga stabilitas di LTS, menaati syarat-syarat yang telah disepakati dalam declaration of conduct dan code of conduct yang sebentar lagi diberlakukan,” kata Menlu Wang disela-sela kunjungannya ke Ibu Kota Bangkok, Thailand, Senin (24/7).

Sebelumnya Tiongkok dan negara-negara ASEAN pada Mei 2017 lalu telah menyepakati sebuah kerangka kerja jangka panjang mengenai code of conduct untuk mengatasi sengketa wilayah perairan LTS. Thailand tidak termasuk negara yang ikut mempersengketakan wilayah perairan ini.

Tahun ini, pemerintah Thailand telah menyetujui pembelian beberapa kapal selam, tank, dan helikopter dari Tiongkok senilai lebih dari 500 juta dollar AS. Sedangkan pada bulan lalu, Bangkok menyetujui pembangunan tahap pertama proyek rel kereta senilai 5,5, miliar dollar AS untuk menghubungkan wilayah timur kawasan industri Thailand dengan wilayah selatan Tiongkok, dimana projek ini bagian dari program One Belt One Road yang digagas pemerintah Tiongkok, untuk mendorong pembangunan infrastruktur kawasan.

Dalam kunjungannya itu, Wang berharap proyek pembangunan rel kereta ini akan lancar dan bisa mendorong status Thailand di kawasan sekaligus bisa berjalan sebagai upaya pemerintah di kedua negara dalam mengatasi perbedaan.

Penembakan Nelayan

Masih terkait sengketa di LTS, pada Senin Komite Keamanan Vietnam melaporkan bahwa Angkatan Laut (AL) Indonesia menembak dan melukai 4 nelayan dari Vietnam yang sedang mencari ikan di wilayah perairan LTS pada akhir pekan lalu.

“Aksi penembakan terjadi Sabtu (22/7) malam ketika kapal nelayan itu berlayar sekitar 132 mil laut atau 245 kilometer dari wilayah tenggara Kepulauan Con Dao, Vietnam,” kata anggota komite SAR tingkat provinsi bernama Binh Dinh.

Koordinat yang diberikan oleh Vietnam menunjukkan bahwa penembakan terjadi di dekat wilayah Indonesia, yang kini diklaim sebagai Laut Natuna Utara. Pihak berwenang Vietnam mengatakan bahwa dua nelayan tersebut terluka parah. Mereka dibawa ke Pulau Con Dao untuk perawatan.

Sahono Budianto, pejabat di bidang kelautan dan perikanan di Indonesia, mengatakan bahwa dia tidak mengetahui dugaan penembakan tersebut. Pihak Angkatan Laut Indonesia yang dihubungi oleh Reuters juga belum menanggapi laporan ini.

Pemerintah Indonesia telah menenggelamkan ratusan kapal nelayan asing, yang kedapatan melakukan penangkapan ikan ilegal di wilayah perairan Indonesia. Hal ini sejalan dengan target Presiden RI, Joko Widodo, yang ingin memburu dan memberantas para pencuri ikan. uci/Rtr/I-1

Tampilkan Semua

Iran-Irak Teken Kesepakatan Kerja Sama Militer

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
DUBAI – Kantor berita IRNA pada Minggu (23/7) mewartakan bahwa Iran dan Irak telah menandatangani sebuah kesepakatan kerja sama peningkatan militer dan upaya melawan terorisme dan ekstremisme. Kesepakatan yang ditandatangani oleh...
Selengkapnya

Jepang Kampanyekan “Telework”

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
TOKYO – Pemerintah Jepang pada Senin (24/7) memulai kampanye untuk mempromosikan “telework” (kerja dari rumah) dalam upaya meredakan kemacetan lalu lintas serta mereformasi budaya kerja sehingga lebih fleksibel....
Selengkapnya

Erdogan Kunjungi Teluk untuk Redakan Sengketa

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
DUBAI - Presiden Turki, Tayyip Erdogan, memulai perjalanan ke Arab Saudi dan Kuwait pada Minggu (23/7), sebagai bagian dari lawatan diplomatik untuk menyelesaikan perselisihan negara-negara Arab dengan Qatar. Arab Saudi, Uni Emirat Arab...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Ken Handesrsen Bikin Generasi Milenial Dikejar Uang

Selasa 25/7/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Lain dari seminar pada umumnya, Ken Handersen membuka mata generasi milenial agar dikejar uang melalui kegiatan ekstrim yang diadakan dalam acara Gatherich, Sabtu (22/7) di Ibis Styles Hotel Mangga Dua Square, Jakarta.

Mengusung tema Let Money Find You, kejutan yang dirahasiakan kepada 300 peserta dan bahkan panitia hingga acara berlangsung tersebut berupa prosesi bakar uang dan hujan uang.

Lebih lanjut lagi, Ken bersama dengan pendiri Men’s Republic, Yasa Singgih dan seorang milyuner forex, Andika Sutoro Putra, membagikan tiga cara untuk mencapai nancial freedom melalui bisnis, property,dan paper assets.

“Sudah waktunya gantian. Bukan kita yang mengejar uang, tapi uang lah yang mengejar kita.” tutur motivator muda dengan nama lengkap Kennedy Handersen. Ia juga menambahkan “Jika bisa sukses dari usia muda, kenapa tunggu nanti? Waktunya kita take action”.

Gatherich adalah seminar interaktif yang bertujuan mengedukasi generasi milenial agar mengetahui secara terperinci cara mengatur keuangan,memahami konsep nancial freedom,dan cara mencapainya.

Bersama dengan tiga pembicara muda, seminar yang diadakan hanya satu kali ini diharapkan dapat menjadi bukti dan inspirasi bahwa generasi milenial juga bias sukses dan berkarya sedini mungkin.

Ken Handersen sebagai inisiator Gatherich adalah seorang motivator muda sejak usia 19 tahun. Impiannya untuk dapat membangun generasi muda terwujud melalui berdirinya Handersen Success Academy di usianya yang ke 22 tahun.

Ken saat ini aktif merambah dunia properti dan menjadi property investor dan developer dengan mengembangkan proyek perumahan senilai tujuh miliar rupiah di selatan Jakarta. ars

Tampilkan Semua

Emiten Perbankan Targetkan Aset Rp400 Miliar

Selasa 25/7/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau Bank MNC menargetkan total aset mencapai 400 miliar rupiah bersamaan dengan ekpansi kantor cabang ke Provinsi Riau. Di Riau, emiten perbankan ini memiliki empat kantor cabang di wilayah...
Selengkapnya

Saham AISA Kembali Beranjak Naik

Selasa 25/7/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Harga saham AISA sempat anjlok hingga posisi auto reject bawah, tapi kembali naik ketika pasar dibuka kembali. JAKARTA - Kasus beras premi oplosan yang berujung pada penyegelan gudang utama milik anak usaha PT Tiga Pilar Sejahtera Food...
Selengkapnya

BKAF 2017 Incar Ribuan Turis

Selasa 25/7/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - MNC Travel bersama Pemerintah Daerah Maluku dan PT Ini Pilihan Sophie (The Sophie’s Choice) atau TSC menggelar Bali-Kei Archipelago Festival (BKAF) 2017. BKAF menjadi penanda konektivitas antardua destinasi wisata...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Berpihak pada Rakyat Kunci Hadapi Persaingan

Senin 24/7/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kulon Progo selalu menjadi berita istimewa dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam lima tahun terakhir seiring dengan rencana dan proses pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta pengganti Bandara Adisutjipto. Entah kebetulan atau tidak, pada kurun waktu itu, Kulon Progo dipimpin oleh bupati yang tak segan mendobrak aturan, seolah disiapkan untuk masa depan yang sama sekali berbeda.

Hasto Wardoyo memimpin Kulon Progo periode 2012–2017 dan menang telak dengan perolehan 85 persen suara dan dilantik pada bulan Mei lalu untuk periode kedua kepemimpinannya. Bupati Hasto Wardoyo yang sebenarnya seorang dokter, sejak awal kepemimpinannya justru senang bicara ideologi.

Dalam berbagai kesempatan, tak segan ia kemukakan sindiran betapa memalukannya menjadi politisi tanpa ideologi yang gemar menumpuk kekayaan untuk diri sendiri. Bahkan, ia juga membenci kontraktor proyek pemerintah yang sehari-hari diselimuti rencana me-mark up anggaran.
Dengan sedikit berkelakar, di depan peserta Kongres Pancasila di Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Minggu (23/7), dia berdoa kepada Tuhan agar tak satu pun anak-cucunya yang di kemudian hari menjadi kontraktor.

Untuk mengetahui upaya pembangunan yang dilakukan di wilayah Kulon Progo, wartawan Koran Jakarta, Eko Sugiarto Putro, berkesempatan mewawancarai Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, seusai berbicara di forum kongres. Berikut petikan selengkapnya.

Kulon Progo sedang rajin membangun, ada bandara anggaran triliunan rupiah, tapi Anda justru meledek profesi kontraktor, apa tidak rugi kalau tidak ikut icip-icip proyek?

Godaan penyelewenangan itu memang berat. Untuk itu, saya berdoa tidak ada anak turun yang jadi kontraktor. Pikiran kontraktor, apalagi kontraktor pemerintah kan sudah jadi rahasia umum, selalu berusaha mengakali jembatan, sekolah, apa saja dibuat jadi keuntungan sebesar-besarnya.

Saya tadi berbicara dalam konteks bahwa pemimpin hari ini lebih dekat ke neraka, ke kejahatan, ketimbang ke surga. Maka, hanya ideologi yang kuatlah yang akan mengarahkan kerja pemimpin.

Ideologi seperti apa?

Keberpihakan kepada rakyat kecil. Itu mestinya yang jadi ideologi kita. Dan bukan hanya retorika, tapi dipraktikkan dalam kebijakan. Seorang politisi untuk memenangkan pemilu harus disukai rakyat dan bagaimana cara agar disukai bukan dengan money politik, tapi dengan ideologi yang jelas sehingga melahirkan program yang jelas berpihak kepada rakyat.

Bisa saja kebijakan kita tidak disukai saat baru kita keluarkan. Namun, kalau itu untuk kebaikan mereka yang lebih besar, tentu pada akhirnya mereka merasakan dan akan mendukung program kita.

Bagaimana ideologi tersebut menyelesaikan problem kemiskinan di Kulon Progo?

Sejak 2014, saya canangkan slogan Bela Beli Kulon Progo. Tidak ada cara lain melawan persaingan, kecuali dengan berpihak yakni mengarahkan seluruh program pemerintah dalam memaksimalkan potensi daerah masing-masing. Contohnya raskin, penerima raskin di Kolon Progo dalam setahun tujuh ribu ton beras, sementara hasil panen petani setahun 125 ribu ton. Anehnya, beras raskin adalah beras apek yang impor dari Vietnam.

Teknisnya bagaimana itu dilaksanakan?

Saya bicara kepada Kepala Bulog DIY, bagaimana kalau Bulog ke sini jangan bawa beras, tapi bawa uang untuk membeli beras petani kita. Berbagai hambatan ada, terutama di peraturan, tapi akhirnya juga bisa. Raskin di Kulon Progo sekarang bernama rasda, yakni beras daerah, beras yang dihasilkan petani Kulon Progo sendiri untuk warga Kulon Progo.

Untuk mendukung petani yang merupakan kantong kemiskinan, PNS Kulon Progo juga wajib membeli beras petani sebulan minimal 10 kg. Kita juga kembangkan varietas baru untuk kembangkan beras premium Kulon Progo dan kita produksi sendiri beras premium tersebut.

Bagaimana menyambungkan realitas kemiskinan petani dengan megaproyek di Kulon Progo?

Bela Beli Kulon Progo, membeli produk Kulon Progo untuk membela Kulon Progo. Artinya, proyek bandara pun diselenggarakan merujuk pada slogan itu, merujuk pada ideologi patriotisme dan nasionalisme.

Kita contoh Korsel. Merdeka 15 Agustus 1945, hanya lebih tua dua hari dari kita. Saat Jepang lebih maju dengan otomotifnya, warga Korsel tetap mau membeli produk dalam negerinya yang kualitasnya masih di bawah. Sekarang, mereka mengejarnya bahkan di industri seluler mereka lebih maju.

Pelaksnaaan di lapangan bagaimana?

Di bandara nanti, ritel yang ada adalah milik warga Kulon Progo yang tentu bekerja sama dengan ritel modern. Sekarang sudah ada 13 Toko Milik Rakyat (Tomira) yang bekerja sama dengan Alfamart. Mulai 2018, tak ada lagi Alfamart di Kulon Progo, adanya Tomira semua.

Alfa jadi supplier, kita yang jualan. Produk masyarakat akhirnya bisa masuk ke toko modern, kemasannya disesuaikan, kualitasnya terus ditingkatkan. Begitu juga nanti di bandara, kopi, teh, batik, jajanan, apa saja produk rakyat Kulon Progo harus masuk ke ritel bandara.

Kita tidak bersaing dalam perdagangan bebas yang sarat teknologi tinggi ini kalau tidak punya ideologi keberpihakan. Maka slogan saya bukan smart city karena padat teknologi pada akhirnya kita hanya bela beli produk luar. Saya fokus dulu dengan apa yang dipunya warga saya. N-3

Tampilkan Semua

Warga Bandung Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Cegah Teror

Senin 17/7/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bandung kembali diguncang oleh kasus meledaknya bom panci. Namun kali ini, bom panci itu meledak di rumah kontrakan pelaku sehingga tidak memakan korban jiwa atau luka-luka. Teror di tengah hari itu membuat warga Bandung resah karena...
Selengkapnya

Rekayasa Transportasi Berhasil Urai Kemacetan Mudik di Jatim

Senin 10/7/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Fenomena pulang kampung atau mudik identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan seperti Idul Fitri. Mudik yang memiliki dimensi keagamaan sekaligus sosial, telah menjadi peristiwa yang sangat semarak,...
Selengkapnya

“Rest Area” di Jateng Perlu Tampung Pedagang UMKM

Senin 3/7/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pelaksanaan perayaan Idul Fitri 1438 H di Jawa Tengah (Jateng) berjalan aman, tertib, dan lancar. Masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman. Demikian juga dengan arus lalu lintas baik pada mudik dan balik yang melalui Jateng...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Fasilitas di Kota Mandiri Terus Bertambah‎

Senin 24/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sama ‎seperti tahun-tahun sebelumnya, pada 2017, Modernland Realty Tbk. masih akan m‎engandalkan beberapa proyek utama Perseroan, salah satunya melalui proyek Residential Jakarta Garden City di Jakarta Timur sebagai motor utama ‎marketing sales. 

‎“Kami optimis kehadiran AEON MALL Jakarta Garden City ‎yang dikembangkan PT AEON MALL Indonesia akan membuat Jakarta Garden City semakin diminati. Fasilitas di Jakarta Garden City juga akan terus bertambah agar penghuni semakin nyaman tinggal dan berusaha di Jakarta Garden City,” ujar ‎Freddy Chan, Vice President Director PT Modernland Realty Tbk.‎

Yang terakhir,‎ PT AEON MALL Indonesia ‎menggelar Corporate Social  Responsibility  (CSR) berupa kegiatan hijau yang disebut AEON Hometown Forest Creation Tree-Planting Ceremony di AEON MALL Jakarta Garden City, Sabtu (22/7). 

Kegiatan ini merupakan kegiatan AEON MALL pertama di Jakarta dan rencananya akan mulai beroperasi pada a‎khir September 2017 mendatang. PT AEON MALL Indonesia membeli lahan di Jakarta Garden City seluas 8,5 hektar dan kemudian mengembangkan ‎AEON MALL Jakarta Garden City yang memiliki luas bangunan 135 ribu m2.

Menciptakan lingkungan hijau dan lingkungan yang bersih bagi masyarakat setempat telah menjadi komitmen dan budaya AEON sejak tahun 1991, dan hingga saat ini AEON telah menanam 10 juta pohon padasetiap pusat perbelanjaan AEON MALL di seluruh dunia.

AEON MALL Indonesia mengundang lebih dari 1000 orang termasuk Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Gubernur DKI Jakarta, Walikota Jakarta Timur, Camat Cakung, Lurah Cakung Timur, masyarakat dan pelajar di sekitar Cakung, Jakarta Timur dan Bekasi  untuk menanam kurang lebih 8.000 tanaman di AEON MALL Jakarta Garden City.‎

Sami Miiettinen, Direktur Utama PT Mitra Sindo Sukses menambahkan‎, Jakarta Garden City merupakan kawasan ‎sunrise property karena kawasan ini sedang berkembang dan terus membangun, sehingga akan menghasilkan investasi tinggi di masa depan. 

Untuk itulah Jakarta Garden City semakin mantap mengembangkan kawasannya. “Saat ini adalah time to buy properti di kawasan sunrise property Jakarta Garden City yang nilai propertinya akan terus meningkat di masa depan, dimana masih ada kesempatan memiliki rumah di dalam kota Jakarta karena Jakarta Garden Cty memiliki land bankterbesar,” ujar Sami.

Apalagi, lanjut Sami, Jakarta Garden City kini semakin mudah dan cepat diakses dengan telah beroperasinya Jalan Tol Akses Tanjung Priok yang merupakan bagian dari Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) dan tersambung dengan Jalan Tol Dalam Kota yakni di Seksi North South (NS) yang akan menghubungkan lalu lintas dari JORR ke Cawang, Pluit, dan juga langsung ke pelabuhan Tanjung Priok.

Akses baru ini menambah kemudahan mobilitas penghuni Jakarta Garden City. Akses lainnya adalah jalan tembus Tipar Cakung yang membuat perjalanan dari Jakarta Garden City menuju Kelapa Gading dan sebaliknya dapat ditempuh hanya dalam 20 menit saja. Jakarta Garden City pun hanya ‘selangkah’ menuju pintu tol JORR.

Sejak dikembangkan pada tahun 2007, Jakarta Garden City terus berkembang menjadi sebuah kawasan one stop living karena memiliki fasilitas yang semakin lengkap.

Sejumlah fasilitas telah dibangun di Jakarta Garden City, antara lain Club House yang merangkum gym, kolam renang olympic size, children playground, children pool,lapangan basket, lapangan tenis, ECO park seluas 1,2 Ha serta ballroom. 

Selain itu terdapat Modern Market, Sekolah Global Mandiri (TK-SMA) yang berbasis National Plus dan Golden Baby School.‎

Belum lama, Jakarta Garden City juga mendapat tambahan fasilitas baru berupa Food Garden. Fasilitas yang menyediakan beragam kuliner tersebut tak hanya bisa dinikmati bagi semua warga Jakarta Garden City, namun juga bagi warga di luar Jakarta Garden City. yun/E-6

Tampilkan Semua

Fasilitas Mudah Pembiayaan Rumah Murah

Senin 24/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Program Satu Juta Rumah yang diinisiasi Presiden Joko Widodo kian merata menyentuh daerah. Fasilitas pembiayaan pun, kian mudah Skema fasilitas pembiayaan rumah murah bagi masyarakat kecil terus dipermudah. Bagi masyarakat yang ingin...
Selengkapnya

Pembiayaan Perumahan Perlu Inovasi

Jumat 21/7/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ignezjz Kemalawarta, Wakil Komite Tetap Kadin Bidang Hukum dan Regulasi Properti mengatakan bahwa perlambatan penjualan properti terkait dengan pembiayaan. Meski kondisi ekonomi global dan ekonomi dalam negeri cenderung positif, tapi...
Selengkapnya

Hati-hati, Harus Selektif Memilih Bank Rekanan

Jumat 21/7/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pengembang perlu berhati- hati dalam memilih perbankan sebagai rekanan pembiayaan. Hal ini dilakukan agar pengembang tidak mengalami kerugian di kemudian hari. Terutama, sejumlah bank plat merah yang menyalurkan dananya untuk pemberian...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Sistem Privasi untuk Lokalisasi Data Center

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Masih banyak perusahaan yang belum menuruti kewajiban menempatkan data center perusahaan di wilayah Indonesia menjelang pemberlakuan PP No 82 2012. Private cloud bisa menjadi solusi jangka pendek dalam mengatasi tuntutan ini.

Layanan private cloud telah dipercaya dalam memberikan efisiensi bagi perusahaan, dengan keamanan yang tidak lagi diragukan. Keraguan akan keamanan c‎loud salah satunya dijawab dengan solusi private cloud maupun hybrid cloud.

Private cloud digunakan secara pribadi (private) oleh perusahaan atau pengguna tertentu. Private cloud diterapkan dengan menggunakan teknologi yang sama dengan public cloud, sehingga memiliki semua karakteristik cloud computing.‎

Perbedaanya, private cloud dipasang pada pusat data milik perusahaan sendiri. Hal ini memungkinkan sebuah perusahaan memanfaatkan semua fasilitas cloud di lingkungan komputasi milik perusahaan tersebut.

Namun demikian selain pusat data milik sendiri, model private cloud juga dapat diterapkan dengan memanfaatkan pusat data milik perusahaan lain. Misalnya, dengan cara memanfaatkan layanan cloud computing yang disediakan oleh pihak ketiga.

 Presiden Direktur CDT Adi Rusli, mengatakan tidak terasa 3 Peraturan Pemerintah (PP) No. 82 Tahun 2012 yang mewajibkan penempatan data center di Indonesia pada Oktober 2017. Ini artinya perusahaan harus memiliki data center di wilayah Indonesia segera.

 Sayangnya, pelaku industri masih terkendala proses implementasi, salah satunya regulasi yang dinilai belum jelas dan kurangnya acuan pemerintah terkait standar spesifikasi data center dan layanan penyedia cloud.

 “Bagi perusahaan yang belum membangun infrastruktur on-premise dan migrasi data, mereka akan kesulitan melakukan persiapan tersebut dalam waktu singkat,” ujar Adi di Jakarta, Senin (17/7).

Bagi perusahaan yang belum memiliki data center sendiri, kata Adi jalan termudahnya adalah mengadopsi solusi private cloud dari penyedia layanan. Model ini menawarkan fleksibilitas, dan kompatilitas dan dapat mengakomodasi layananInfrastructure  as a Service (IaaS), Platform as a Service (PaaS) dan Software as a Service (SaaS).

“Solusi private cloud memungkinkan kombinasi fleksibilitas private cloud dan public cloud, namun keamanan dan ketangguhannya sama seperti infrastruktur on-premise,” sambung Adi.

Menghadapi situasi yang mendesak, CDT berharap perusahaan dapat mengadopsi private cloud. CDT bersama Oracle misalnya memiliki layanan Oracle Cloud Machine (OCM). Solusi ini mampu memudahkan integrasi antar perangkat dan aplikasi, serta mempercepat proses implementasi dan migrasi data ke cloud.

Melalui solusi OCM ini, Oracle menempatkan mesin di data center pelanggan dengan skema berlangganan sesuai kebutuhan pelanggan. Di dalam server OCM sudah terdapat aplikasi Oracle layaknya SaaS sehingga pelanggan dapat memanfaatkan semua layanan cloud dengan akses langsung ke perangkat yang berada di data center sendiri (on premise).

Adopsi layanan OCM dalam data center, maka pelanggan dapat memiliki kontrol penuh atas data mereka dan memenuhi semua persayaratan kedaulatan dan penempatan data sambil tetap memanfaatkan keuntungan dari cloud computing.

OCM juga memungkinkan portabilitas beban kerja antara on-premises dan cloud, kemudahan transfer beban kerja Oracle dan non-Oracle antara on-premise dan cloud, serta mematuhi peraturan keamanan dan privasi.

"Bersama dengan  CDT sebagai platinum partner dalam menawarkan solusi OCM yang dapat mengatasiberagam tantangan pelanggan,” kata Country Managing Director Oracle Indonesia. Erwin Sukiato.

Dengan solusi private cloud OCM kata Erwin pelanggan dapat memenuhi tuntutan PP 82 telah digaungkan pemerintah sejak 2012. PP ini bertujuan baik yaitu mengamankan seluruh data penting dan rahasia seperti informasi pribadi dan transaksi keuangan dari ancaman pihak luar, sekaligus mempermudah negara melakukan investigasi terkait kasus tertentu. ‎hay/E-6

 

Tampilkan Semua

Prosesor Canggih untuk Infrastruktur Jaringan

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Intel telah merilis  prosesor Intel Xeon Scalable terbarunya. Prosesor baru ini memberikan performa terbaik untuk menangani pekerjaan yang berat, termasuk analisis real-time, infrastruktur virtual dan komputasi berperforma...
Selengkapnya

Operator Pangkas Tarif Percakapan

Kamis 20/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Layanan telekomunikasi berbasis data melalui aplikasi pihak ketiga berdampak pada menurunnya trafik SMS dan juga percakapan. Untuk mendorong trafik suara operator terus memutar otak agar pelanggan memanfaatkan panggilan suara. Mengikuti...
Selengkapnya

Vendor “Game” Sasar Warnet

Kamis 20/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tumbuhnya para pemain game danjuga atlit e-sport harus diimbangidengan jumlah warnet bermutu. Warnetterkesan membosankan lantaran tidakdiimbangi dengan teknologi terkini, dan manajemen yang baik. Potensi pasar game online di Indonesia...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Pelumas Harus Memenuhi 5 Fungsi

Rabu 19/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Cairan pelumas merupakan bagian penting untuk kendaraan. Dengan adanya cairan pelumas tersebut, mesin dapat bekerja dengan lancar dan mulus, karena dapat meminimalisir gesekan antara bagian mesin satu dengan yang lainnya.

Ketika sebuah mesin dalam keadaan aus, hal tersebut menandakan bahwa mesin membutuhkan cairan pelumas agar dapat kembali bekerja dengan baik. Tidak hanya itu, cairan pelumas juga mampu melindungi mesin dari karat dan juga membersihkan kotoran yang terdapat di sela-sela bagian mesin.

“Cairan pelumas memiliki banyak kegunaan untuk mesin kendaraan. Salah satu fungsinya tentu untuk mengurangi gesekan antara bagian mesin yang satu dengan yang lainnya untuk mencegah keausan, pelindung engsel, berfungsi penetrasi, pembesih, dan penghilang kelembaban,” ujar Brand Manager WD-40 Dwi Anton Ernawan, di Jakarta baru-baru ini.

Rio mengklaim oli WD-40 memiliki 5 fungsi  yang harus ada pelumas mutahir. Tidak hanya berfungsi untuk masalah seputar otomotif, namun produk-produk WD-40, khususnya WD-40 Multi-Use Product juga berfungsi untuk masalah seputar peralatan rumah tangga.

Sebagai cairan pelindung pelumas erfungsi untuk melumasi bagian-bagian mesin agar tidak terjadi gesekan, cairan pelumas juga berguna untuk melumasi bagian engsel motor, seperti kopling dan kopling tangan untuk melindunginya dari keausan. Selain itu, cairan pelumas pun berguna juga untuk melumasi rantai agar rotasi pada rantai berjalan dengan lebih lancar.

Cairan pelumas memiliki fungsi penetrasi, misalnya untuk embuka baut ban yang keras, dibutuhkan cairan yang mampu masuk ke dalam rongga-rongga yang sangat kecil sekali pun. Cairan pelumas harus memiliki fungsi yang mampu menyebar dan masuk ke dalam celah terkecil.

“Pada saat-saat tertentu, seperti musim hujan, ada kalanya saat mur pada ban dan bagian-bagian kecil pada mesin kendaraan khususnya motor sangat sulit dibuka karena terkena air kotor dari jalanan. Di sinilah, fungsi cairan pelumas sebagai pelunak dibutuhkan,” ujar dia.

Fungsi pelumas lainnya adalah cairan anti karat. Semakin bertambahnya usia mesin, bagian-bagian mesin tertentu dapat mengalami korosi atau karat. Hal ini dapat ditanggulangi dengan cairan pelumas, karena cairan pelumas pada mesin kendaraan juga berfungsi sebagai anti karat.

Oleh karenanya rajin memeriksa kondisi mesin dan memastikannya agar masih dapat bekerja secara optimal dan baik. Pengguna harus secara rutin memberikan cairan pelumas pada mesin kendaraan dan bagian-bagiannya seperti rantai, jeruji ban, dan bagian lainnya yang rentan mengalami karat.

Sementara sebagai pembersih, pelumas dapat membersihkan bagian-bagian kecil yang sulit untuk dibersihkan. Di sinilah cairan pelumas yang mampu memasuki rongga-rongga kecil di antara bagian-bagian mesin memiliki peran penting dalam membersihkan bagian tersebut dari kotoran-kotoran yang menempel, yang mampu mengganggu kinerja mesin kendaraan.

Fungsi pelumas terakhir adalah sebagai penghilang kelembaban. Pada saat musim hujan, mesin kendaraan terutama motor kadang harus melewati genangan air. Hal tersebut dapat mengganggu kinerja mesin yang menyebabkan kendaraan tidak dapat berfungsi secara optimal.

“Cairan pelumas dapat membantu menghilangkan kelembaban yang ada pada busi dan bagian-bagian mesin lainnya untuk mencegah kendaraan mengalami mogok saat berkendara pada musim hujan,” tambah Rio.  hay/E-6

Tampilkan Semua

Kompetisi Ketat Sedan Para Eksekutif

Rabu 19/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pada segmen premium, kompetisi kendaraan roda empat terlihat makin sengit. Pabrikan berusaha merakit produk secara lokal agar harga terjangkau. Untuk bersaing dengan Mercedes-Benz E Class, BMW meluncurkan model BMW Seri 5 rakitan...
Selengkapnya

5 Motor dengan Livery MoviStar

Rabu 12/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Para penggemar MotoGP khusus yang menjagokan tim pabrikan Yamaha, mereka kini bisa memiliki motor dengan livery Movistar khas MotoGP Yamaha. Motor dengan livery Yamaha antara lain R25, All New R15 VVA 155, All New V-ixion, Aerox 155 VVA,...
Selengkapnya

APM Perang Amunisi di GIIAS 2017

Rabu 12/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ada empat hal yang ditunggu dalam pameran mobil internasional tahun ini, yaitu teknologi baru, mobil konsep, model baru, dan mobil baru. Beberapa agen pemegang merek (APM) telah ancang-ancang dalam menghadirkan mobil baru pada ajang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Philip Lahm Pemain Terbaik Jerman 2017

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Mantan kapten Bayern Munich Philipp Lahm dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Jerman tahun 2017. Lahm pensiun pada bulan Mei setelah memenangkan delapan gelar Bundesliga, enam mahkota DFB-Pokal, satu Liga Champions, dan Piala Dunia 2014 dalam sebuah karirnya yang luar biasa.

Bek itu menerima penghargaan itu dalam acara Hall of Fame Bayern, Minggu (23/7) waktu setempat setelah memimpin Bayern merebut gelar liga musim lalu. Jurnalis olahraga Jerman memilih Lahm pemenang penghargaan tersebut, dengan gelandang Real Madrid Toni Kroos di posisi kedua. Pencetak 31 gol Borussia Dortmund dan top skorer Bundesliga Pierre-Emerick Aubameyang menempati posisi ketiga.

“Ini adalah kehormatan yang nyata dan saya benar-benar senang dengan hal itu. Saya pikir para jurnalis dalam pemungutan suara telah mengawasi saya untuk seluruh karir saya,” ujar Lahm yang menempati posisi kedua dan ketiga dalam pemilihan tahun 2004 dan 2006.

“Sejarah menunjukkan bahwa sangat sulit bagi bek untuk menjadi Pemain Terbaik. Ini karena selama satu tahun biasanya selalu ada pemain depan yang mencuri tempat di headline depan,” tandas pemain berusia 33 tahun yang telah pensiun dua bulan lalu. Bagi Lahm itu merupakan penghargaan Pemain Terbaik Jerman untuk pertama kalinya.

Julian Nagelsmann dianugerahi penghargaan Pelatih Terbaik setelah pria berusia 30 tahun itu membawa Hoffenheim ke kualifikasi Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub tersebut.

Diselenggarakan oleh Majalah Kicker, penghargaan tersebut ditentukan oleh pemungutan suara dari anggota Asosiasi Jurnalis Olahraga Jerman. Lahm mendapat 242 suara di atas Toni Kroos (Real Madrid -192) dan pemain Borussia Dortmund Pierre-Emerick Aubameyang (120 suara ). Secara keseluruhan, 885 jurnalis mengambil bagian dalam pemungutan suara dalam edisi ke-58 itu. ben/Rtr/S-2

 

Tampilkan Semua

Danillo Bergabung ke City

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
NEW YORK - Manchester City telah menandatangani kontrak bersama Danilo, Minggu (23/7). Pemain belakang itu diboyong dari juara La Liga Spanyol, Real Madrid, dengan kontrak lima tahun. Sementara jumlah transfernya tidak diungkapkan oleh...
Selengkapnya

MU Menangi Laga Gengsi atas Real Madrid

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Manchester United memenangi laga sarat gengsi atas Real Madrid mela­lui adu penalti pada kompetisi pramusim International Cham­pions Cup. SANTA CLARA - Manchester United (MU) berhasil mengalah­kan Real Madrid lewat adu...
Selengkapnya

Tim Nasional U-23 Fokus Emas SEA Games

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BANGKOK- Gagal melaju ke pu­taran final Piala Asia U-23 2018, tim nasional Indonesia yang dilatih Luis Milla kini menatap target utama meraih medali Emas SEA Games 2017 Malaysia. Pesta olah raga dua tahunan antarnegara Asia Tenggara...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Kasus Beras Oplosan

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Oleh Edy Purwo Saputro

Kasus beras oplosan yang dilakukan PT Indo Beras Unggul (IBU) sebagai salah satu anak usaha dari PT Tiga Pilar Sejahtera Food (TPSF), mencederai komitmen penyediaan pangan nasional. Betapa tidak, pengendalian subsidi pangan oleh pemerintah ternyata justru dimanfaatkan pihak lain dengan mengoplos beras untuk mengejar profit. Mereka mengabaikan aspek ketersediaan pangan bermutu dan murah untuk rakyat.

Fakta ini juga semakin menguatkan asumsi bahwa persaingan di tingkat pengecer cenderung sangat kompetitif. Sementara itu, di level distributor dan rantai pasok justru bersifat oligopoli karena dimainkan segelintir pelaku saja.

Potensi yang ditimbulkan dari realitas tersebut tekanan terhadap daya jual petani. Sementara itu, di level distributor bisa terjadi permainan harga. Konsekuensi dari kasus ini beralasan jika pada musim panen harga jual gabah kering giling cenderung murah. Nilai tukar petani semakin kecil, sedangkan ketika petani harus membeli beras tidak berdaya karena berdaya beli rendah.

Ini belum lagi belit inflasi yang semakin menggerus pendapatan petani. Periode September 2016–Maret 2017 jumlah penduduk miskin di perkotaan naik 188,19 ribu dari 10,49 juta orang pada September 2016 menjadi 10,67 juta. Di sisi lain, di perdesaan turun 181,29 ribu orang yaitu dari 17,28 juta pada September 2016 menjadi 17,10 juta orang pada Maret 2017.

Beras merupakan bahan pokok yang memengaruhi kualitas hidup sehingga menjadi alasan urgensi stabilisasi harga. Artinya, fluktasi harga beras mempengaruhi inflasi dan kemiskinan. BPS menegaskan jumlah penduduk miskin per Maret 2017 mencapai 27,77 juta orang atau 10,64 persen dari total penduduk dibanding periode September 2016 yaitu 27,76 juta orang atau 10,70 persen dari total penduduk.

Aspek dominan kasus ini yaitu kontribusi beras sehingga stabilisasi harganya menjadi sangat penting. Maka, kasus beras oplosan yang kemarin digerebek menjadi ironi.

Terbongkarnya kasus beras oplosan pada dasarnya mengacu kecurigaan Tim Satgas Pangan Polri karena adanya kenaikan harga beras. Padahal di sisi lain, pemerintah telah melakukan operasi pasar dan pengendalian sejak Ramadan sampai Idul Fitri. Identifikasi awal kasus terbongkar ketika harga gabah petani dibeli harga 4.900/kg, sedangkan harga versi pemerintah dipatok 3.700/kg.

Konsekuensi dari selisih harga yang cukup tinggi tersebut berdampak tidak ada perusahaan berani membeli harga gabah petani. Kemudian, perusahaan yang diduga melakukan beras oplos menjual sebagai produk beras premium seharga 13.700–20.400/kg.

Permainan oplosan terhadap sejumlah komoditas, terutama produk subsidi, bukan hanya beras, tapi juga gas. Hal ini mengisyaratkan adanya kalkulasi selisih harga yang memberi peluang profit secara tidak normal. Maka naluri bisnis kotor menjadikannya peluang.

Di sisi lain, ancaman pidana delik ini tidak bisa dielakkan. Paling tidak, Pasal 141 UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Pasal 62 UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen menjadi jerat yang tepat untuk menjawab kasus beras oplosan. Artinya, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dituntut untuk bisa secepatnya menuntaskan kasus ini agar ke depan masyarakat baik petani maupun konsumen tidak dirugikan. Utamanya agar beras sebagai produk pangan bisa dengan mudah dan murah diperoleh rakyat.

Di balik kasus beras oplosan tentu menjadi menarik karena TPSF mengklarifikasi tidak melakukan seperti yang dituduhkan. Di sisi lain, kasus ini tentu harus diselesaikan secara cepat agar masyarakat menjadi jelas memahami kasusnya dan tidak memicu sentimen bisnis.

Argumen yang mendasari karena harga saham perusahaan berkode AISA ini turun dari 1.605 per lembar saham pada 20 Juli 2017 menjadi 1.205 pada 21 Juli 2017. Artinya, pada perdagangan tersebut harga saham turun 24,92 persen dan bahkan perdagangan AISA mengalami autoreject. Di sisi lain, kasus hukum yang menimpa AISA berdampak negatif terhadap prospek usaha yang dirintis sejak tahun 1959.

Sentimen

Bursa dan harga saham tidak bisa terlepas dari sentimen. Maka, harus menjaga sentimen positif dan mereduksi isu negatif yang secara tidak langsung menjadi bad news yang mengoreksi harga saham. Kasus korporasi dalam ranah hukum dan implikasinya terhadap harga juga pernah terjadi ketika KPK menetapkan PT Nusa Konstruksi Enginering Tbk (DGIK - sebelumnya bernama Duta Graha Indah) sebagai tersangka. Kasus korupsi pembangunan RS Udayana tahun 2009–2010 itu senilai 138 miliar.

Diduga, dia merugikan negara 25 miliar. Harga saham DGIK pada jumat 14 Juli 2017 ditutup 100 rupiah. Kasus seperti ini berdampak terhadap kepercayaan investor. Tidak bisa disangkal investor asing rentan terhadap berbagai kasus terkait investasi. Tahun 2016, jumlah dana asing yang masuk 126 triliun dan sampai semester I tahun 2017 sudah 117 triliun rupiah.

Pelemahan harga saham tersebut menjadi wajar dan kasus beras oplosan terus bergulir. Kini tinggal bagaimana KPPU dan pihak berwenang menyelesaikan kasus tersebut agar ke depan tidak terjadi lagi. Asumsinya karena kecurangan beras tidak hanya kali ini saja muncul.

Pada 5 Oktober 2016 aparat berhasil menangkap tersangka pengoplos beras yang melibatkan Bulog dengan penggerebekan gudang di Cipinang. Pada 26 Mei 2017 sebuah gudang di Sidoarjo juga diduga menjadi tempat pengoplosan raskin. Terbaru di Bekasi pada 21 Juli 2017 dengan barang bukti sekitar 1.161 ton. 

Penulis Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis & Progam Pascasarjana UMS

Tampilkan Semua

Jangan Mainkan Pangan Rakyat

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah tentu menyadari akan tugas utama menyediakan pangan murah dan berkualitas bagi rakyat. Ada sejumlah kebutuhan pokok yang dikonsumsi setiap hari oleh mayoritas masyarakat Indonesia seperti beras. Komoditas ini harus tersedia...
Selengkapnya

Pariwisata Berbasis Kesadaran Melestarikan Lingkungan

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Kisah Berdesir dari Pesisir Laut Penyunting : Budi Setyarso dkk Penerbit : Gramedia Cetakan : Juni, 2O17 Tebal : vii + 147 halaman ISBN : 978-602-424-379-1 Indonesia memiliki empat sumber devisa terbesar: minyak dan gas...
Selengkapnya

Cara Efektif Mendelegasikan Pekerjaan

Senin 24/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pertanyaan : Bu Rossa, saya stress sekali. Di kantor ada banyak bawahan tapi tetap saja saya bekerja sendirian. Bila saya bagi tugas hasilnya selalu tidak memuaskan. Mohon advisnya Bu. Rendra, Tangerang Jawaban : Bila Anda merasa...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Perangkat Ultra Tipis Pemanen Energi

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sebuah perangkat baru pemanen energi elektokimia mampu menghasilkan arus listrik yang bersumber dari gerakan manusia. Perangkat ini juga sangat tipis sehinga disematkan pada pakaian.

Bayangkan bagaimana sebuah baju, jaket, kemeja atau rok anda mampu memberikan daya pada ponsel Anda. Alat ini juga bisa dipasang pada perangkat pelacak kebugaran dan perangkat elektronik pribadi lainnya saat Anda berjalan, melambaikan tangan atau bahkan saat sedang duduk manis di kursi anda.

Sistem pemanenan energi ultra thin yang baru dikembangkan di Laboratorium nanomaterial dan perangkat energi di Vanderbilt University diNashville, Tennessee, ini memiliki potensi besar untuk melakukan semua hal tersebut.

Para peneliti di kampus tersebut berhasil mengembangkan perangkat pemanen energi tersebut. Prototipe dari perangkat tersebut dikembangkan berdasarkan teknologi baterai dan terbuat dari lapisan fosfor hitam yang sangat tipis.

Perangkat baru ini mampu menghasilkan listrik saat perangkat ini ditekuk atau ditekan bahkan pada saat gerakan manusia yang sangat lambat sekalipun.

“Ke depan, saya berharap kita semua akan melakukan pengisian daya untuk perangkat pribadi kita dengan mengambil energi secara langsung dari gerakan dan lingkungan sekitar kita saja,” kata Asisten Profesor Teknik Mesin, Cary Pint yang terlibat dalam penelitian ini. Sistem pemanenan energi baru ini dijelaskan dalam jurnal ACS Energy Letters.

“Ini adalah penelitian yang menarik dengan waktu yang sangat pas, karena mengingat pertumbuhan perangkat yang dapat dipakai seperti pada exoskeletons dan pakaian cerdas, dimana perangkat tersebut dapat mengambil keuntungan dari kemajuan yang Dr. Pint lakukan pada penelitian ini baik dalam bahan dan pemanenan energi,” Karl Zelik, asisten profesor teknik mekanik dan biomedis di Vanderbilt. Zelik juga merupakan ahli biomekanika.

Saat ini, ada sejumlah penelitian yang bertujuan menemukan cara efektif untuk memanfaatkan sumber energi yang ada disekitar. Ini termasuk perangkat mekanis yang dirancang untuk mengekstrak energi dari getaran.

Perangkat termal yang ditujukan untuk menarik energi dari variasi suhu; Perangkat energi radiasi yang menangkap energi dari cahaya, gelombang radio dan bentuk radiasi lainnya; Dan, perangkat elektrokimia yang memanfaatkan reaksi biokimia.

“Dibandingkan dengan pendekatan lain yang dirancang untuk memanen energi dari gerakan manusia, metode kami memiliki dua keunggulan mendasar,” kata Pint.

“Bahannya tipis dan cukup kecil untuk ditanamkan pada tekstil tanpa mempengaruhi tampilan kain dan dapat mengekstrak energi dari gerakan yang lebih lambat dari 10 siklus Hertz - 10 per detik,” tambah Pint.

Mahasiswa doktoral Nitin Muralidharan dan Mengya Li turut terlibat dalam pembuatan dan pengujian perangkat baru ini. “Ketika Anda melihat Usain Bolt, Anda melihat manusia tercepat di Bumi. Ketika saya melihatnya, saya melihat sebuah mesin bekerja di Hertz,” kata Muralidharan.

Mengambil energi dari gerakan dengan frekfensi rendah untuk digunakan terbukti sangat menantang.

Sebagai contoh, beberapa penelitian sedang mengembangkan pemanen energi berdasarkan bahan piezoelektrik yang mengubah regangan mekanik menjadi listrik. Namun, bahan ini sering bekerja baik pada frekuensi lebih dari 100 Hertz.

“Pemanen energi kami jauh lebih efisien dan yang terpenting adalah mampu memanen energi dalam gerakan manusia yang lamban, seperti duduk atau berdiri,” kata Pint.

Pemanen energi ultrathin yang dikembangkan di lab Vanderbilt ini didasarkan pada penelitian kelompok tentang sistem baterai tingkat lanjut. Selama 3 tahun terakhir, tim telah mengeksplorasi respons mendasar bahan baterai terhadap kelentura dan peregangan.

Tim berkolaborasi dengan Greg Walker, professor teknik mesin yang menggunakan model komputer untuk memvalidasi pengamatan pada bahan baterai lithium.

Hasil penelitian tersebut sudah dipublikasi sebelumnya. Pengamatan ini membuat tim Pint merekonstruksi baterai dengan elektroda positif dan negatif yang terbuat dari bahan yang sama.

Studi awal laboratorium diterbitkan pada tahun 2016. Mereka diilhami lebih jauh oleh sebuah terobosan paralel oleh sebuah kelompok penelitian di Massachusetts Institute of Technology yang menghasilkan perangkat seukuran prangko dari silikon dan lithium yang memanen energi.

Para periset Vanderbiltpun memutuskan untuk tampil setipis mungkin dengan menggunakan nanosheets fosfor hitam. Karena blok dasar pemanen berukuran sekitar 1/1000 dari rambut manusia, para insinyur dapat membuat perangkat mereka setipis atau setebal yang dibutuhkan untuk aplikasi tertentu.

Mereka telah menemukan bahwa dengan menekuk prototipe ini, mampu menghasilkan 40 microwatt. Para peneliti mengakui bahwa salah satu tantangan yang mereka hadapi adalah tegangan yang relatif rendah yang dihasilkan perangkat mereka.
“Salah satu pengulas untuk makalah kami mempertanyakan tentang keamanan,” kata Pint. “Itu bukan masalah di sini.

Pemanen kita memiliki dua elektroda identik, korsleting hanya menghambat perangkat dari memanen energi dan tidak akan sampai terbakar,” sambung Pint.

Salah satu aplikasi teknologi dari temuan ini yang lebih futuristikmungkin adalah pakaian listrik. Pint juga yakin ada potensi aplikasi untuk perangkat mereka di luar sistem tenaga. nik/berbagai sumber/E-6

Aplikasi Biomedis dan Sensor Kesehatan

Perangkat pemanen energi te­rus dikembangkan oleh para peneliti. Sebelum perangkat pemanen energi yang dikembang­kan Cary Pint, para ilmuwan juga mencoba mengembangkan perang­kat pemanen energi mekanik dari gerak. Namun dengan bahan yang berbeda.

Periset telah menciptakan perangkat elektronik tipis dan flek­sibel yang secara efisien memanen energi mekanik dari gerakan alami tubuh manusia. Selain itu, peneliti juga mengembangkan model ana­lisis yang akurat untuk memprediksi keluaran listrik dari perangkat pemanen energi mekanis sebagai kunci parameter perancangan dan sifat material.

Perangkat baru ini bisa memiliki beberapa aplikasi termasuk meme­nuhi persyaratan daya untuk implan elektronik biomedis dan sensor kesehatan / kebugaran yang dapat dikenakan.

Dengan menggunakan kemajuan penting dalam perakitan bahan dan perangkat, ilmuwan di University of Illinois, bersama dengan organi­sasi mitra, menyelidiki pemanenan energi mekanis dari gerakan tubuh dengan perangkat elektronik fleksi­bel yang dapat dicetak.

Perangkat dalam penelitian ini dibuat dari bahan keramik pi­ezoelektrik, timbal zirkonat titanat (PZT), yang menghasilkan listrik. Dengan menggunakan desain dan metode pengolahan bahan yang dikembangkan dengan dukungan DOE, film tipis PZT diintegrasikan ke dalam substrat plastik fleksibel (polimida).

Film itu diintegrasikan bersama dengan sirkuit elektronik dan baterai skala milimeter untuk menghasilkan perangkat yang mampu menghasil­kan dan menyimpan energi listrik.

Ketika ditanamkan pada per­mukaan yang bergerak seperti otot jantung, perangkat menghasilkan daya yang cukup untuk pengguna­an perangkat biomedis seperti alat pacu jantung dan sensor biometrik.

Tim peneliti juga melakukan pemodelan teoritis untuk mene­tapkan peraturan perancangan dan kemampuan prediksi untuk meng­hubungkan rancangan multilayer dengan efisiensi kinerja.

Selain memajukan pemahaman tentang fenomena konversi energi yang relevan dan memungkinkan model kualitatif untuk memprediksi efisiensi konversi dalam perangkat konversi energi mekanis ke listrik. Ini pengujian di lingkungan labo­ratorium dan pada hewan hidup juga menunjukkan bahwa perangkat PZT yang fleksibel menjanjikan ketahanan mekanik serta stabilitas lingkungan biologis. nik/berbagai sumber/E-6

Tampilkan Semua

Livi Zheng Promosikan Gamelan melalui Film

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Indonesia memang kaya akan budaya. Sebagai orang In­donesia, sudah selayaknya memperkenalkan keragaman dan kekayaan budaya ke dunia internasional. Itulah yang kini dilakoni oleh Livi Zheng. Seba­gai seorang sineas asli Tanah Air...
Selengkapnya

Pangeran Harry Bercerita di Film “Putri Diana”

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Film dokumenter “Diana, Our Mother: Her Life and Legacy”, akan di­tayangkan bertepatan dengan memori 20 tahun meninggal­nya sang Putri Inggris dalam kecelakaan 31 Agustus 1997. Kedua anaknya, Pangeran William dan...
Selengkapnya

Siti Badriah Prihatin Artis Terjerat Narkoba

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bela­kan­gan mun­cul lagi ke permukaan, kalangan artis terjerat kasus narkoba. Se­bagai seorang penyanyi dan aktris, Siti Badriah ikut menyayangkan jika ada artis yang ter­sandung kasus narkoba. Pelantun tembang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Kejati Terima Berkas Kasus Artis Pretty Asmara

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah menerima berkas Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan(SPDP) kasus narkoba artis Pretty Asmara dari penyidik Polda Metro Jaya.

“Ya benar, SPDP-nya sudah diterima oleh kami,” kata Wakil Kepala Kejati (Wakajati) DKI Jakarta, Masyhudi di Jakarta, Senin (22/7). Selanjutnya, penyidik berkoordinasi dengan calon jaksa penuntut umum setelah diterimanya SPDP tersebut, kata Masyhudi.

Sebelumnya, petugas Polda Metro Jaya meringkus Pretty bersama tujuh artis lainnya yakni Susi Susanti alias Sisi Salsabila (pemain film layar lebar), Emilia Yusuf (penyanyi dangdut), Erlin Susanti (penyanyi dangdut), Melly Abtianingsih alias Melly Karlina (penyanyi dangdut).

Kemudian Asri Handayani (pesinetron), Gladyssta Lestita (model), Daniar Widiana (penyanyi pop) dan seorang pria Hamdani Vigakusumah Sueradinata alias Dani, sedangkan lainnya bernama Alvin yang diduga pemesan narkoba masih buron.

Petugas menangkap para tersangka di lobi dan KTV Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta Pusat pada Minggu (16/7).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono menuturkan tersangka Alvin memesan narkoba jenis sabu-sabu, ekstasi dan pil “happy five” sebesar Rp25 juta kepada Pretty untuk pesta narkoba di KTV Hotel Grand Mercure.

Dari penggeledahan di KTV dan Kamar 2138 Hotel Grand Mercure, polisi menyita sebungkus plastik klip berisi 0,92 gram sabu, sebungkus plastik klip sabu seberat 1,12 gram, 23 butir ekstasi dan 48 butir happy five.

“Ada beberapa artis lokal dan artis nasional, kita sedang dalami lagi,” katanya. Ant/P-5

Tampilkan Semua

Penangguhan Penahanan Axel Belum Dikabulkan

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta belum mengabulkan penangguhan penahanan putra artis Jeremy Thomas, Axel Mathew Thomas yang dipersangkakan dugaan kasus narkoba. “Penyidik belum...
Selengkapnya

Djarot Minta Penambahan Tenaga Ahli Dievaluasi

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Permintaan asisten pribadi tidak dibenarkan karena PP 18/2017 tidak mengatur nomenklatur asisten pribadi. JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta untuk mengevaluasi...
Selengkapnya

Kinerja DPRD DKI Masih Rendah

Selasa 25/7/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
DPRD DKI Jakarta mengusulkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif tentang Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD DKI Jakarta. Salah satu isinya, Raperda ini mengatur masalah tunjangan anggota DPRD dan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

“PT Indo Beras Unggul Lakukan Kecurangan dan Bisa Dijerat dengan UU Konsumen”

Senin 24/7/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Satuan Tugas (Satgas) Pangan Mabes Polri menggerebek gudang beras milik PT Indo Beras Unggul dengan dugaan memalsukan kualitas beras dengan cara beras subsidi dipalsukan menjadi beras premium yang berharga mahal. Dari dalam gudang disita beras sebanyak 1.161 ton beras.

 

Apakah dari penggerebekan tersebut telah ditemukan tersangkanya? Sudah berapa orang yang diperiksa sebagai saksi? Dan apakah modus serupa juga terjadi di lokasi lain? Untuk mengupas masalah ini, Koran Jakarta mewawancarai Ketua Satgas Pangan, Irjen Pol Setyo Wasisto. Berikut petikannya.


Apakah dalam kasus ini telah ditemukan tersangkanya?


Belum ada tersangka, masih pendalaman


Bagaimana kondisi terkini?


Satgas Pangan telah memasang garis polisi di pabrik tersebut agar tidak ada aktivitas lagi dan (mengamankan) beras.


Berapa saksi yang telah diperiksa?


Saksi yang sudah dimintai keterangan sudah ada 16 orang dan sedang mencari tersangkanya. Pasti kita ungkap. Kita akan lihat sejauh mana peran masing-masing, dari pengepul sampai pengelola.


Sudah jelas (dalam kasus tersebut) beras yang disubsidi atau dikenal dengan beras IR 64 dikemas dengan pembungkus lain dan diberi keterangan di situ bahwa berisi konten karbohidrat rendah dan dijual dengan harga mahal. Jadi dibeli dengan harga standar, tapi dijual dengan harga premium


Kenapa baru sekarang diungkap?


Yang difokuskan kemarin adalah beberapa bahan pokok. Dalam Perpres 71 diketahui kalau beras ini termasuk yang menyumbangkan paling besar laju inflasi. Karena sebelumnya tidak fokus karena harga beras belum naik dan masih terkendali.


Namun (dalam penyelidikan), selanjutnya diketahui bahwa beras itu termasuk yang disubsidi, di mana pupuk pestisidanya itu disubsidi dan ketika dijual sudah ditetapkan harga gabah kering panen dan gabah keringnya, harganya sudah ditetapkan.

Sehingga diharapkan harga eceran tertingginya tidak terlalu tinggi dan terjangkau masyarakat.


Setelah ada penyelidikan, diketahui ada temuan bahwa beras IR 64 yang merupakan beras subsidi, dipoles dan diberi label karbohidrat rendah dan dikatakan beras pulen, padahal itu sebenarnya beras subsidi.

Sehingga dapat dikatakan itu masuk dalam praktik persaingan curang dan kena UU Perlindungan Konsumen.

Karena menjual dengan kualitas beras yang tidak sesuai. Tersangka belum ada, tapi terus diperiksa 16 saksi. Itu masih dalam pendalaman.


Beras itu didistribusikan ke mana saja?


Didistribusikan di seluruh Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi).


Apakah modus serupa ada di tempat lain?


Sedang diselidiki, ada beberapa tempat. Mereka pun setelah ada penggerebekan, pasti melakukan kontak-kontakan.


Sudah ada kerja sama dengan Kementerian Perdagangan?


Minggu pagi, Kementerian Perdagangan sudah mengeluarkan harga eceran tertinggi. Beras itu dengan kualifikasi yang sama harganya sembilan ribu. Karena harga pokoknya itu enam ribu. Kalau margin profitnya itu dua atau tiga ribu itu masih harga wajar.


Kemarin saja, yang digerebek itu ada 1.161 ton, kalau satu kilogramnya saja dapat untung seribu rupiah, sudah berapa? Itu beras lokal, yang disubsidi pemerintah karena pupuknya disubsidi pemerintah.


Apakah ada keterlibatan Bulog?


Sedang diteliti dan didalami.


Para pelaku dijerat dengan pasal apa?


Tim Satgas Pangan menduga PT IBU melakukan tindak pidana baik dalam proses produksi maupun distribusi berasnya seperti yang telah diatur dalam Pasal 383 KUHP dan Pasal 141 UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Pasal 62 UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. eko nugroho/AR-3

Tampilkan Semua

Kelangsungan Pendidikan Pelaku Perundungan Harus Dijamin

Jumat 21/7/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Video perundungan atau bullying yang dilakukan oleh siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 273 di area sebuah pusat perbelanjaan, tepatnya di Thamrin City Jakarta, telah menjadi viral dan mendapat perhatian banyak pihak. Sejak...
Selengkapnya

Pemerintah Punya Bukti Kuat untuk Memblokir

Kamis 20/7/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Disebabkan mengandung konten ilegal yang mengarah pada radikalisasi hingga jaringan teroris, pemerintah memutuskan mengambil langkah tegas terhadap aplikasi Telegram. Langkah yang ditempuh ini melalui sejumlah tahap, selain dengan...
Selengkapnya

Perppu Ormas untuk Antisipasi Jika Ada Ormas yang Melanggar

Selasa 18/7/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah akhirnya mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017. Kementerian Hukum dan HAM serta Kementerian Dalam Negeri menjadi dua kementerian garda depan dalam implementasi Perppu Ormas. ...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Melepas Beban Berat Pretty Asmara

Sabtu 22/7/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Pretty Asmara dikenal sebagai pemain—sinetron, film, pembawa acara, pelawak, juga penyanyi. Bawaannya dalam bergaul menyenangkan:

banyak tawa, banyak keringat, mengundang tawa, walau matanya sering memicing. Takut sendirian dalam lift, cepat akrab. Omongan spontan, banyak tentang diri sendiri.

“Mas yakin paha mas lebih besar dari lengan saya?” Atau “Kalau soal berat, yang saya sebutkan angka di atas sekuintal.” Atau: “Saya tahu Mas membayangkan bagaimana saya pacaran to?”


Pretty, 39 tahun, putra seorang seniman yang dulu ikut dalam grup lawak tenar, Kwartet S, mengaku sejak kecil suka mentas, sejak masih di kota kelahirannya Lamongan, Jawa Timur.

Sebelum kemudian pergi ke Yogya, lolos dalam berbagai lomba, melalui berbagai ajang pencari bakat. Saya sempat mengenal dekat ketika membintangi serial televisi yang mengangkat namanya, Saras 008, tahun 1999.

Perkenalan yang kurang nyaman. Saya menulis cerita dalam seri itu kurang mendidik. Tokoh utama yang dimainkan Pretty memakai kesaktian kentut untuk melumpuhkan lawan.

Saya menghitung dalam tayangan kurang dari 30 menit, Saras belasan kali menghempaskan lawan dengan suara kentut, juga baunya.


Pretty Asmara cukup mampu berakting—dengan lucu, bukan mengandalkan cara yang jorok. Sejak itu, kami agak dekat, kadang curhat. Soal kekasih, soal pakaian yang susah mendapatkan karena ukurannya.

Saya pernah mengajaknya membaca puisi saat memperkenalkan keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi, KPK, dalam acara yang dihadiri Presiden Yudhoyono saat itu. Dan Pretty mengundang tawa dengan lirik: “Hukuman koruptor ditambah memangku saya”.


Sabtu lalu, (15/07/17), Pretty ditangkap bersama 7 orang lain—ada penyanyi dangdut, penyanyi pop, model, pemain film, sinetron, dalam sebuah hotel karena pesta sabu.

Apakah benar ini jebakan—karena yang memberi order tak muncul, atau begitulah selalu ajakan mereka yang tertangkap, biarlah bahasa hukum yang berlanjut. Meskipun memang kalau tidak “tangkap tangan”, sering terjadi bias akan kejadian yang sebenarnya.


Yang jelas, inilah konsekuensi sebagai artis, sebagai selebritas. Pretty Asmara—sebagaimana yang lain, berada dalam pusaran itu.

Kiri-kanan dan pergaulan yang dilakoni sangat dekat dengan dunia narkotika—tawaran, godaan, atau yang disaksikan. Satu-satunya sikap yang bisa menjauhkan adalah: jangan bersentuhan sama sekali.

Dengan menolak sama sekali, ia bisa menjadi bersih. Kalau antara “yes” dan “no” atau “kadang iya–kadang tidak”, memang mudah terjebak, dan susah mengelak.


Saya senang mendengar kabar bahwa saat tes urine, Pretty dinyatakan “bersih”, atau “tidak menggunakan.” Juga kecil kemungkinan dia menjadi penggedar. Atau tuduhan sembrono, mengatur “prostitusi” dunia artis.


Tapi, tak perlu kelewat cemas atau gentar. Itu semua peristiwa biasa yang akan menyambar, membakar, menyeret-nyeret dunia selebritas, dunia artis.

Akan selalu dikaitkan dengan kasus-kasus seperti itu yang menjadi hafalan. Seperti juga akan dikaitkan dengan nama lain—syukur nama tenar, sebagai selingkuhan atau suami atau pacar gelap siapa. Itulah dunia yang terlalu mudah dicurigai, dan diurai sisi gelapnya.


Satu hal: saya mempercayai Pretty Asmara mampu mengatasi, mampu melalui beban berat dalam hidupnya—bukan hanya berat badan, juga tuduhan dan godaan dan perjalanan hidup ini.

Saya ingat ketika ia untuk kesekian kali gagal dalam percintaan, atau gagal menetapkan kapan menikah, dia mengatakan, kurang lebih: “Saya tak mau sedih lama.

Saya akan konsentrasi sebagai artis saja.”Benar, dan itu masih berlaku saat ini. Kamu mampu melalui ini Pret, sungguh.

Tampilkan Semua

Pahala N Mansury

Sabtu 22/7/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Garuda Indonesia Tbk yang digelar pertengahan April lalu akhirnya memutuskan memilih Pahala N Mansury sebagai direktur utama perusahaan pelat merah ini. Pria yang sebelumnya menjabat Direktur Keuangan...
Selengkapnya

Masa Depan Diganosa Penyakit Berbasis Nafas

Sabtu 22/7/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Cairan tubuh mengandung banyak informasi tentang status kesehatan seseorang. Secara medis, dokter memilih darah dan urin sebagai bahan analisis untuk mendapatkan petunjuk tentang sebuah penyakit. Belakang banyak peneliti yang mulai...
Selengkapnya

Sensor Inovatif untuk Diagnosa Penyakit

Sabtu 22/7/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebuah tim peneliti berhasil mengembangkan sensor diagnostik dengan menggunakan nanocatalis protein yang dienkapsulasi. Teknologi ini mampu mendiagnosis penyakit tertentu dengan hanya menganalisis nafas keluar dikeluarkan dari mulut....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta